Nasional

Daerah

Berita

SELAMAT DATANG DI HALO BONE

Tampilkan postingan dengan label Bone. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bone. Tampilkan semua postingan

3 Mei 2013

Cintanya Diputus, Oknum Polisi Bone Aniaya Selingkuhnya

WATAMPONE,-- HALO BONE—Berawal cintanya diputuskan oleh seorang mantan pekerja salon, seorang anggota polisi Brigadir Faisal nekad menganiaya selingkuhannya bernama Eti (21), seorang wanita asal Kelurahan Palattae Kecamatan Kahu. Korban perempuan yang berparas cantik ini sudah tidak sudi lagi bersama dengan oknum Polisi ini yang dipacari selama setahun karena janjinya untuk menceraikan istrinya tidak ditepati. Peristiwa itu terjadi dirumah kediaman korban di kompleks perumahan Kayu Manis, depan RSUD Tenriawaru Watampone, Jl Dr Wahidin Sudirohusodo Kelurahan Macanang Kecamatan Tanete Riattang Barat, sekira pukul 01.00, Wita, Jumat, (2/1).

Saat kejadian, korban Eti (21) ini bersama dengan rekannya Awaluddin di dalam rumah tersebut. Kedatangan oknum polisi ini yang diduga membakar cemburu juga tidak luput dari penganiayaan oleh oknum polisi, Brigadir Faisal dirumah korban. Awaluddin mengaku dianiaya oknum polisi ini dengan memperlihatkan luka cukup serius di bagian kepalanya bocor.

"Polisi itu bersama dengan teman premannya bernama Andi Astin. Kepala saya bocor karena polisi itu memegang benda tajam dan balok-balok," kata Awaluddin menceritakan kejadian tersebut.

Hal senada juga diungkapkan oleh korban Eti kepada sejumlah wartawan. Dia mengatakan oknum polisi itu mendobrak pintu dapur hingga memasuki ruang kamar dan langsung mencarinya. Perempuan yang mengaku memutuskan hubungan dengan polisi itu mengamuk dan meminta untuk kembali bersama.
Namun ditolak, karena janjinya untuk menceraikan istrinya tidak ditepati.

"Saya dibohongi, katanya sudah cerai sama istrinya tapi tidak, jadi saya putuskan tapi dia tidak mau menerimanya dan dia dendam," ujar Eti.

Menurutnya, oknum polisi itu melakukan penganiayaan dengan cara menendang, memukul berulang-ulang. Setelah juga menganiaya rekannya Awaluddin dengan benda tajam dia langsung dan pergi. Ditambahkan pula bahwa, ditolaknya cintanya seorang polisi itu juga karena kerap kasar jika bertemu.

Akibat penganiayaan tersebut, korban Eti enggan melaporkan peristiwa yang menimpanya, namun rekannya Awaluddin yang menjadi korban penganiayaan oknum polisi itu tidak menerima diperlakukan hingga akhirnya melakukan visum di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tenriawaru Watampone dan melaporkan ke Polres Bone.

Kepala Unit Propam Polres Bone, Aiptu Andi Zainuddin SH saat dihubungi terkait dengan penganiayaan oknum anggota polisi kepada selingkuhnya mengatakan akan melakukan tindakan dan tidak memberikan ruang untuk tidak diberikan sanksi. "Saya akan proses jika laporannya sudah masuk di kantor," kata Zainuddin  melalui via ponselnya.  tanaugibone

HMI Bone Demo Kadisdik Bone

WATAMPONE  HALO BONE -- Dalam rangka memperingati 2 mei hari pendidikan nasional, Puluhan Mahasiswa dari aliansi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) di Kabupaten Bone menggelar unjuk rasa di pelataran Dinas Pendidikan

Kabupaten Bone, Kamis (2/5/2013).mahasiswa HMI kecewa terhadap kepala dinas pendidikan,menurut mahasiswa HMI sebelum turun kedinas pendidikan,terlebih dahulu menyurati kadis tersebut,namun hari ini kadis pendidikan tidak sempat menemui mahasiswa dengan alasan setelah mengikuti upacara Hut 2 mei lansung pulang berhubung kurang sehat katanya.  

Lanjut Para mahasiswa menggelar aksinya dengan membakar ban mobil dan mendesak Kepala Dinas Pendidikan menerima langsung aspirasi mereka.

Para pengunjuk rasa menggelar aksinya di tiga titik di Kabupaten Bone, Kantor Dinas Perhubungan, Kantor

Dinas Pendidikan dan DPRD Bone Ini mempertanyakan kinerja pemerintah dan kwalitas pendidikan di

Kabupaten Bone yang di nilai 5 tahun ini tidak perna meraih juara dari propinsi dan masi banyak bangunan bangunan DAK yang ada di kabupaten bone belum selasai sampai sekarang ini sehinga siswa terpaksa belajar di bawa kolom.kadisdik bone A.MUHLIS RASID di minta bertanggung jawab dalam hal tersebut. 

29 Apr 2013

Satpol PP Bone Tertibkan PKL Demi Adipura 2013

WATAMPONE,JELAJAH POS.COM-Dalam rangka penilaian Adipura tingkat kabupaten se sindonesia,Pemerintah kabupaten bone terus melakukan pembenahan dari segi penataan kota,demi mendapatkan predikat kota terbersih,salah satu persyaratan untuk mendapatkanya dalah menjadi kota yang bersih dari segi penataan tata ruang,mengatur pedagan kaki lima yang dinilai menggangu keindahan kota bone.

Satuan polisi Pamong Praja selaku Penegak Perda bone terus melakukan
Penertiban di sepanjang ruans-ruas jalan utama di kabupaten bone,untuk di tertibkan agar tidak menggangu keindahan kota bone demi mendapatkan predikat kota bersih.


Safei,selaku penaggungjawab satuan polisi pamong praja pemkab bone,mengatakan,bahwa masyarakat dilanrang keras menjual di atas trotoar jalan yang dapat menggangu keindahan kota itu sendiri,ujarnya.

Salah satu pedagang kaki lima,Nani yang sehari-harinya menjual buah-buahan memprotes kebijakan pemerintah,yang dianggap dapat membunuh mata pencaharian kami,dan menolak di relokasi dengan alasan bahwa selama ini membayar distribusi,ujarnya.

Saat Di singgung mengenai pasar malam yang yang terletak di pusat kota bone,safei angkat bicara " akan di pindahkan secepatnya karena dinilai menggangu para pengguna jalan dan menggagu lajur lalu lintas,apalagi di saat malam hari,ungkapnya

Dan kami tinggal menuggu perintah dari pimpinan langsung sebagai atasan kami untuk dapat mengambil langkah-langkah untuk menertibkan para pedagan kaki lima yang ada di pasar malam"demi untuk mendapatkan predikat kota bersih yang telah di targetkan bapak bupati bone,Andi Fashar,ungkapnya.Laporan Andi Wahyudi

28 Apr 2013

Intruksi Bupati Bone Mulai di Laksanakan



WATAMPONE HALO BONE  membahas intruksi  Bupati Bone kepala dinas pendidikan kabupaten Bone -sulawasi selatan

rabu 24 /4/2013,dalam Rapat koordinasi yang di hadiri 27 Kepala uptd dalam rangka menindak lanjuti instruksi bupati.
Ada beberapa hal yg perlu dilakukan imbauannya.
sebagai pegawai negeri sipil (Pns) harus bekerja secara maksimal, penerapan budaya kerja organisasi, disiplin, bekerja cerdas, kerja

keras, kerja ikhlas, kalau ada sk yg ditanda tangani harus diketahui aturannya, mendukung program kerja bupati, tuntaskan pekerjaan

yang ada dan Jangan dibiar2kan.
     Harus kita ketahui visi misi bupati selanjutnya dijabarkan, sehingga program bupati 5 tahun terealisasi.
Guru diharapkan berkualitas, jangan hanya keluar sertifikasi hanya dikonsumsi tidak dibelikan buku karna kualitas anak dibutuhkan.
Rka tahun ini program bupati dimasukkan Kualitas guru,Mulai hari ini apel pagi dan sore akan dilaksanakan kembali.
oleh karna itu Uptd diharapkan bergantian ikuti upacara di sekolah2, Liat pelaksanaan upacara, apakah guru upacara ikuti atau tidak,

jangan selalu diabsenkan ujarnya.
      Ditegaskan kepada setiap guru dilarang seenaknya  datang dalam jam kerja,
lanjut Tidak boleh dikasi izin mengurus kecuali ada hal2 tertentu.
kepala UPTD juga disarankan,Kadisdik juga menekankan agar kegiatan ekstra terus diitensifkan,Honorer diminta gunakan pakaian

hitam putih,tegasnya dalam penyampaian di rapat kordinasi.Editur Rina:Laporan Inok 

18 Apr 2013

Bupati Bone Datangi Satu Persatu Instansi di Daerah


WATAMPONE JELAJAHPOS.COM—memasuki hari pertama { 19/04/13} Bupati dan wakil Bupati Bone Andi Fahsar M Padjalangi - Ambo Dalle mengelilingi beberapa instansi yang ada di kantor Daerah.
    Ada beberapa kepala bagian yang tidak ada di tempat saat bupati Bone mendatangi satu persatu untuk melihat kondisi kantor  pelayanan Diantaranya kepala UPTP tidak ada di tempat,bagian program, perlengkapan,sekda.Di tambahkan juga wakil Bupati Bone H.AMBO DALLE menjelaskan kalau desain kantor pelayanan Beberapa loket l salah desain, dan Bupati meminta agar memaparkan jumlah pembayaran 1 meter berapa pembayarannya di kalikan berapa dan berapa hari bisa selasai setiap surat -surat ijin yang di keluarkan. Ruangan kantor perlengkapan juga di nilai tidak sehat oleh wakil Bupati.
    Terakhir Ruangan sekda yang di nilai tidak adil di dalam ruangan pimpinan Ful AC sedang di luar ruang sekretaris tidak memiliki AC wakil bupati meminta agar semua posisi di rubah. 
Editur.A.Wahyudi Laporan: Amran    


16 Apr 2013

Camat 2 boccoe dilaporkan ke polisi

Rusdi KETUA LSM LAMELLONG

JELAJAH POS WATAMPONE. Camat 2 boccoe Kabupaten Bone Sulawesi selatan MUSTAMING,S.IP,M.Si selaku camat di laporkan kepolisi terkait pelecehan terhadap wartawan .
    Saat wartawan harian tribun bone yang hadir dalam rapat tersebut langsung mengkompirmasi  mengenai wartawan tanpa terkecuali di hargai 20. ribu saja lalu di suruh pulang katanya.
    Setelah wartawan elektronik bone yang mengetahui kabar tersebut langsung turun  kelokasi dan menemui kapolsek dua Boccoe AKP ARMIN [15/04/13] yang di kompirmasi oleh igo, AKP ARMIN membenarkan kalau camat  tersebut memang mengatakan wartawan penghargaannya 20 ribu rupiah saja lalu di suruh pulang ,AKP ARMIN juga sempat hadir di rapat koordinasi tersebut.
    sesuai dengan hasil rapat bersama dengan perangkat pemerintahan yang ada di 2 boccoe kab.Bone di sampaikan dalam rapat tersebut bahwa apabila ada wartawan yang datang ke instansi silahkan kasih saja uang Rp.20 rb baru suruh pulang katanya,disaat rapat koordinasi yang dihadiri oleh Tripika,Desa dan Lurah Serta kepala UPTD se Kecamatan 2 boccoe.
     Pelecehan Terhadap wartawan LSM Lamellong tindak lanjuti  hari ini Melaporkan MUSTAMING,S.IP,M.Si  ke polres Bone sekitar pukul 03 sore [ 16/04/13],camat tersebut dinyatakan tidak professional dalam menjalankan tugas di pemerintahan,sebaiknya diparkir saja.
Editur.A.Wahyudi Laporan Ambos,Rusdi.

Warga BTN Mahkota Bone Laporkan H.Sumardi


H.Sumardi Sulaeman
HALO BONE.WATAMPONE - Mantan calon wakil Bupati (Cawabup) Bone H. Sumardi Sulaiman dilaporkan ke Markas Kepolisian Resort (Polres) Bone oleh warga BTN Mahkota I dan Mahkota II, Kelurahan Macanang, Kecamatan Tanete Riattang Barat, Kabupaten Bone, Sumardi dilaporkan atas kasus penggelapan dan penipuan oleh warga penghuni BTN miliknya itu. Mantan Camat Tanete Riattang Barat ini dilaporkan karena diduga menggelapkan uang muka warga BTN miliknya.

"Sedikitnya ada 380 kepala keluarga (kk) yang menghuni kedua BTN itu dan semuanya mengeluhkan ulah yang dilakukan oleh pemilik BTN yakni Sumardi," ungkap Andi Takdir, Minggu (14/4/2013)

Ia menjelaskan, para pelapor awalnya menyicil rumah seharga Rp 55 juta sesuai dengan brosur yang diedar oleh pihak developer. Para pembeli rumah type 36 di perumahan itu membayar uang muka dengan pembayaran bervariatif. Ada yang membayar mulai Rp 10 juta, bahkan ada pula yang membayar sampai lunas. Dari keterangan saat pembayaran akad rumah, dijelaskan bahwa rumah ini dicicil sebesar Rp 300 ribu per bulan untuk tahun pertama dan akan naik lagi berkisar Rp 500 ribu pada tahun ke dua. Cicilan itu akan naik lagi di tahun ke enam dengan kisaran Rp 700 ribu.

Selanjutnya, pada tahun ke dua, iuran cicilan rumah di kedua BTN tersebut melejit naik hingga Rp 870 ribu. Warga pun merasa keberatan dan mempertanyakannya di Kantor Cabang Bank BTN Bone yang merupakan tempat pembayaran cicilan rumah. Warga BTN makin heran setelah mengetahaui bahwa uang muka mereka yang tercantum di Bank BTN hanya sebesar Rp 6 juta sehingga cicilannya tidak sesuai dengan brosus yang diberikan pihak developer.

"Padahal diantara kami ada yang membayar Rp 10 juta, Rp 20 juta dan adapula yang lunas. Tapi yang tercantum hanya Rp 5 juta. Belum lagi yang telah membayar lunas hingga kini belum mendapat sertifikat rumahnya," terangnya

Takdir memaparkan, saat membayar akad rumah, ia membayar Rp 11 juta untuk uang muka dan Rp 4 juta untuk proses KPR. Namun setelah ia mengecek ke pihak developer, ternyata angsurannya masih tersisa Rp 49 juta, berarti pihak c hanya memasukkan Rp 6 juta. Ia mempertanyakan sisa uang pembayarannya mukanya yang tidak tercantum di catatan bank.

"Banyak alasan pihak developer kepada warga BTN yang tidak masuk akal, katanya pembayaran letak strategislah, biaya rehab perumahan lah tapi itu semua tidak tercantum dalam aturan KPR dan rumah warga yang rusak juga tetap diperbaiki oleh warga BTN sendiri," terang Takdir.

Wakil Kepala Kepolisian Resort Bone Kompol Dharma Ginting menyebutkan, sebagai anggota Kepolisian, sudah menjadi kewajibannya menerima pengaduan masyarakat. Pengaduan ini kemudian akan diproses ke tingkat penyidikan untuk mencari pembuktian ke tahap penyelidikan.

"Hak masyarakat untuk mengadu dan hak kami menerima laporan," terang perwira nomor dua di Polres Bone ini.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Bonepos, warga di BTN ini juga mengeluhkan adanya teror melalui via telepon. Sejumlah warga yang diancam adalah diindikasi sebagai pelapor dan memiliki keluarga dari instansi keamanan negara. Ancaman yang mencatut nama Wakapolda Sulsel ini meminta agar laporannya dicabut, tidak hanya itu keluarganya yang merupakan anggota polisi akan dimutasi ke daerah lain jika laporan itu tidak dicabut.

Guna menyelesaikan kasus ini, pihak developer juga meminta agar warga berkumpul di mesjid BTN Mahkota II senin (15/4/2013) besok. Warga penghuni BTN tersebut hanya menginginkan sisa uang muka mereka yang tidak tidak dimasukkan di Bank BTN agar dikembalikan.bonepos.

31 Mar 2013

HJB, Bupati dan Wakil Bupati Bone Terpilih Tak Diundang


 A.Fahsar dan Ambo Dalle
HALO BONE.WATAMPONE - Bupati Bone terpilih Andi Fahsar M Padjalangi dan Wakil Bupati Bone Ambo Dalle tidak di undang dalam perayaan Hari Jadi Bone (HJB) ke 683 tahun 2013 yang jatuh pada 6 April mendatang. Kendati keduanya mendapat undangan, namun, kapasitasnya hanya sebagai Mantan Wakil Bupati dan Ketua DPRD Bone. Sebagaimana diuangkapkan Asisten III Pemerintah Kabupaten Bone (Pemkab) Bone H Asriadi Sulaeman Minggu (31/3/2013).

"Undangan untuk Andi Fahsar dan Ambo Dalle tetap ada tetapi kapasitasnya bukan sebagai Bupati dan Wakil Bupati Bone terpilih melainkan sebagai mantan Wabup Bone (2004 - 2008) dan Ambo Dalle sebagai Ketua DPRD Bone," ungkap Asriadi, kepada wartawan.

Selain itu menurutnya, peringatan HJB ke 683 ini akan berlangsung secara sederhana, apabila dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Peringatan kali ini hanya mengagendakan beberapa item kegiatan seperti, tanggal 26 - 30 Maret adalah acara kesenian, 28 Maret ziarah kubur ke makam Raja Bone termasuk makam Raja Bone ke 15 La Tenri Tatta Arung Palakka yang berada di Kabupaten Goa.

Selanjutnya pada 3 April adalah prosesi pembersihan benda-benda pusaka diistilahkan sebagai (Mattompang Arajang) dan puncak kegiatan, 6 April adalah Rapat Paripurna yang akan digelar di gedung DPRD Kabupaten Bone.bonepos

29 Mar 2013

Truk Tabrak Truk Hingga Terbalik


WATAMPONE  HALO BONE- Truk tabrak truk hingga terbalik menurut sopir truk yang bernomor polisi DD 2966 HA di tabrak dari belakang  dengan kecepatan tinggi saat kardi 24 warga bulukumba saat singgah untuk istirahat mengigatkan hari jumat 29/03/12  Tiba- tiba di hantam hingga terbalik.
    Tabrakan beruntung ini satu korban karnet mobil di larikan kerumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis.
    Menurut Asri 30 warga bulukumba menjelaskan saat pulang dari polmas mengangkut gabah ia mengantuk di tengah jalan hingga menabrak temannya sendiri hingga terbalik.di desa tanete harapan kecamatan cina kab. Bone Sulawesi selatan.kecelakaan tersebut di tangani oleh pihak kepolisian polsek cina.Editur. A.Wahyudi Laporan Amran

28 Mar 2013

Pengendara Motor Tewas Setelah Ditabrak Mobil Kades


HALO BONE.WATAMPONE - Lantaran menyalip sebuah mobil truk yang tengah membayar retribusi di POS Dinas Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Raya (DLLAJR) ditengah jalan, sebuah minibus yang dikendarai oleh seorang Kepala Desa (Kades), menabrak pengendara motor yang tengah berboncengan dengan anak isterinya, di jalan poros Kabupaten Bone - Makassar terpatnya di Kelurahan Watangpalakka, Kecamatan Palakka, Kabupaten Bone Kamis, (28/03/2013). Akibat kejadian tersebut, Fahrul Rasyid (31) yang merupakan pengemudi motor tersebut tewas ditempat, sementara isterinya, Ayu (22) serta putranya Muhammad Achlan (3) dilarikan kerumah sakit RSUD Tenriawaru Bone, karena mengalami luka serius.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 11.00 WITA di jalan poros Kabupaten Bone - Makassar terpatnya di Kelurahan Watangpalakka, Kecamatan Palakka, Kabupaten Bone langsung membuat arus lalulintas menjadi macet. Tabrakan ini bermula saat pengemudi mobil Daihatsu Ferosa bernomor polisi DD 242 A, yang dikemudikan oleh Nurmi (44) yang merupakan seorang Kades bersama anaknya, Salsa (12) warga Desa Teamalala, Kecamatan Ulaweng ini hendak ke Kota Watampone dari arah barat, namun dari arah yang berlawanan sepeda motor Yamaha Mio bernomor polisi DD 3452 AI yang dikendarai oleh Fahrul Rasyid (32) yang berboncengan dengan isterinya, Ayu (22) serta putranya Muhammad Achlan (3), warga jalan Lapawawoi, Kelurahan Biru, Kecamatan Taneteriattang yang hendak menuju Kota Makassar.

Diduga akibat sebuah mobil yang tengah membayar retribusi pajak jalan di Pos DLLAJR jalan poros tersebut, kedua kendaraan saling bertabrakan hingga mengakibatkan Fahrul harus tewas ditempat dengan kondisi leher yang patah, sementara isteri dan anaknya kritis setelah terlempar sejauh 7 meter dengan luka patah tulang pada bagaian kaki. Sementara pengemudi miibus serta anaknya juga kritis setelah kendaraannya terpental dan berbaik arah hingga menabrkan pagar rumah warga.

"Tidak ada yang dihindari cuma tiba-tiba saja langsung saja bertabrakan, ujar Andi Armin, petugas (DLLAJR) Dinas Perhubungan Kabupaten Bone yang menyaksikan langsung peristiwa tabrakan ini.

Sejumlah warga setempat yang menyaksikan peristiwa ini langsung memgevakuasi para korban kritis ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tenriawaru untuk diberikan perawatan medis, sementara jasad Fahrul yang merupakan Konsultan beberapa proyek yang ada dikabupaten Bone ini, dievakuasi menggunakan mobil lalilintas ke RSUD untuk dilakukan otopsi sambil menunggu pemberangkata mayat ke Kota Makassar untuk disemayamkan di rumah orangtuanya.

Sementara itu, Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Bone AKP Henry N menjelaskan, pihaknya telah menerima laporan tersebut. Ia menambahkan, pihaknya akan menyelidiki kasus tersebut dengan menunggu pengendara mini bus siuman. Adapun perkara tersebut akan tetap dilanjutkan.bonepos

23 Mar 2013

Penggunaan Dana BOS Di Bone Tidak Sesuai Juknis


HALOBONE.WATAMPONE - Penggunaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tahun 2012 di Kabupaten Bone, ditengarai tidak sesuai petunjuk teknis (Juknis) yang ada. Hal ini diungkapkan Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lembaga Peduli Pendidikan Dan Lingkungan Hidup (LP2LH) Mata Silompo'E Sulawesi Selatan, Andi Syamsul Alam B, Jumat (21/3/2013) kepada Bonepos.

Menurutnya, berdasarkan temuannya di beberapa sekolah yang pernah didatangi di Kabupaten Bone, kalau sekolah pengguna dana BOS tersebut melanggar Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI No 76 tahun 2012 tentang Petunjuk Teknis Penggunaan dan Pertanggungjawabab Keuangan Dana BOS tahun 2013.

"Saya tidak mencari kesalahan tetapi kami ingin membantu mencarikan solusi, namun dikala saya sudah memberitahu tetapi tidak mau melakukan perubahan maka lain lagi ceritanya," ungkap Andi Syamsul Alam.

Dia juga menjelaskan kalau ada beberapa temuannya di sekolah yang pernah didatangi yakni tidak adanya papan pengumuman untuk mengumumkan besar dana yang diterima dan dikelola oleh sekolah dan Rencana Penggunaan Dana BOS (RKAS) di papan pengumuman sekolah ditandatangani oleh kepsek bendahara dan ketua Komite sekolah. "Kalaupun ada, data tersebut jarang sekali diganti," jelas Andi Syamsul.

Selain itu, ada beberapa item yang harus dilaksanakan berdasarkan juknis penggunaan dana BOS tetapi tidak dilaksanakan, seperti memasukkan data penggunaan BOS setiap triwulan kedalam sistem online. Ini tidak berjalan dengan alasan belum paham. Kemudian menginformasikan secara tertulis rekapitulasi penerimaan dan penggunaan dana BOS kepada orangtua siswa setiap semester bersamaan dengan pertemuan orangtiua siswa dan sekolah pada saat penerimaan raport. Mengumumkan penggunaan dana BOS di papan pengumuman (Formulir BOS 04). Ini tidak dilakukan dengan alasan papan pengumumannya rusak.

"Ada beberapa sekolah yang saya datangi sebagai sampel, diantaranya SMPN 6 Watampone, SDN 13 Biru, SD Inpres 12/79 Biru, Majang, SDN 8 Watampone, dan SDN 2 Manurunge Kecamatan Tanete Riattang dan SD Inpres 4/82 Melle, SDN 38 Melle Kecamatan Palakka, SDN 37 Majang Kecamatan Tanete Riattang Barat. Rata-rata sekolah tersebut ditemukan papan pengumuman penggunaan dana BOS yang tidak pernah tergantikan angka-angkanya, dengan alasan tidak sempat, bahkan ada sekolah yang memang tidak melaksanakan pengumuman tersebut," terang Andi Syamsul Alam.

Sedangkan menurut pengakuan salah seorang kepala sekolah yang tidak mau dikorankan namanya, mengungkapkan kalau memang ada pelanggaran tetapi saya rasa tidak semua sekolah, sebenarnya lebih tepatnya kalau itu adalah kelalaian. "Tetapi kalau pelaporan secara on line, saya rasa semua sekolah belum melaksanakannya karena belum paham karena belum ada sosialisasi tentang itu," ungkapnya.

Sementara manajer dana BOS Kabupaten Bone, H Ibrahim Yukkas yang ditemui secara terpisah di ruang kerjanya di Dinas Pendidikan Kabupaten Bone, mengakui kalau memang pelaporan dana BOS melalui sistem on line belum berjalan di Kabupaten Bone, ini berhubung belum ada sosialisasi ke sekolah-sekolah karena dirinya saja belum paham betul dan jaringan website on line tersebut pernah dicoba dibuka tetapi tidak terbuka.

"Masalah on line memang saya juga belum paham karena belum ada sosialisasi dan pernah saya buka websitenya tetapi tidak bisa terbaca atau terbuka," jelas H Ibrahim.

Dia juga menambahkan kalau memang ada pernah LSM menemuinya dan disaat diminta datanya, LSM tersebut tidak dapat memperlihatkannya. "Andai LSM tersebut memberikan saya data sekolah temuannya maka saya akan segera memanggil kepala sekolah tersebut untuk dilakukan pembinaan dan apabila selama satu bulan tidak ada perubahan maka tentu akan diberikan sanksi tegas sekolah tersebut. Bagusnya, kalau ada temuan datanya diberikan ke kami untuk lakukan pembinaan. Ini hari ada datanya besok saya langsung tindak lanjuti. Memang ada bermasalah tapi tidak semua," jelas H Ibrahim.bonepos

18 Mar 2013

LKS Masi di Pasarkan di sekolah menegah Pertama di kab.Bone

Muh.Rusdi  ketua LSM Lamellong
WATAMPONE,HALO BONE - Pendidikan gratis adalah program andalan pemerintah pusat maupun Kabupaten/Kota, tapi nyatanya hampir semua sekolah SMP yang ada di Kabupaten Bone masih mengedarkan dan memperjual belikan buku-buku LKS(lembar kerja siswa) kepada siswanya.
Ketua Umum LSM Lamellong, Muhammad Rusdi angkat bicara. "Bahwa guru-guru tidak boleh merangkap sebagai penjual, distributor,mengarahkan,memerintahkan,menganjurkan ataupun memfasilitasi untuk beli buku LKS baik di dalam lingkungan Sekolah maupun diluar sekolah.
Bahkan secara langsung dia menyoroti semua Kepala Sekolah SMP dan MTS di Kabupaten Bone yang bekerja sama dengan guru-gurunya merangkap sebagai pengecer atau distributor buku LKS dengan cara melipat gandakan harga supaya bisa meraih keuntungan yang banyak, "tegasnya.
Kepala SMPN 2 Watampone, Drs.Mukhlis,Spd yang dikonfirmasi diruangannya mengatakan, saya sudah mengintruksikan kepada guru pada saat rapat. "Saya tidak bertanggung jawab kalau ada guru yang terlibat dan mengedarkan buku-buku LKS dan guru itu sendiri yang tanggung resikonya, "ungkapnya.(Melky)

16 Mar 2013

Kepsek Merangkap jadi Wartawan



ABD.AZIS
Kepsek SD Inp 6/75 paccing
HALO BONE WATAMPONE Salah satu sekolah dasar  SD Inp 6/75 paccing yang terletak di kecamatan awangpone Kab.Bone Sulawesi selatan Rabu 13/03/2013.
  Saat kepala sekolah di komfirmasi mengenai penyaluran dana BOS yang di kelolahnya selama ini menjelaskan kalau dana tersebut semua tersalurkan tepat sasaran,  dengan nada yang keras.
Lanjut ABD AZIS juga menambahkan kalau siswa yang di pimpinnya saat ini mengalami penurungan berkisar 20 orang siswa,adapun siswa yang di pimpinnnya sebanyak 117 dengan ruangan belajar (Enam Rombel)
ABD AZIS yang sebagai kepala sekolah juga menambahkan kalau dana bos yang di kelolah selama ini tidak pernah memberikan uang transport untuk siswa miskin apalagi berupa uang tunai jelasnya.
Di tambahkan juga AZIS kalau dirinya selain kepala sekolah ia juga merangkap sebagai wartawan lokal Bone yaitu media tabloid LINTAS SULAWESI yang baru saja di rekrut oleh A.SUMANGE TANTU.
Saat A.SUMANGE TANTU yang di kompirmasi Redaksi jelajahpos.com beberapa waktu lalu menjelaskan kalau dirinya juga di tugaskan KHUSUS merekruk kepala sekolah ,kepala desa, kelurahan .
Hal yang sama dengan kepala sekolah yang di rekrut A.SUMANGE TANTU di SDN 135 manurunge kecamatan ulaweng,Husni yang di beritakan oleh MAJALAH TARGET TUNTAS di Edisi 138 17 januari 2013 lalu yang mencoreng citra Wartawan.Editur.Inok.Laporan Accul

Dua Rumah Waga Dua Boccoe Dilahap Api


T..
kebakaran-parepare.jpg
ilustrasi
.
Watampone, HALO BONE -- Sebanyak dua rumah panggung warga Dusun Lacenno, Desa Mario, Kecamatan Dua Boccoe, Kabupaten Bone dilahap api hingga rata dengan tanah, Sabtu (16/3/2013).

Meski tak ada korban jiwa namun, keduanya mengalami kerugian hingga Rp 300 juta lebih.

Kedua rumah milik petani bernama Millang (60 dan Kasse (57). Api diduga dari dapur rumah Millang yang meninggalkan kediamannya untuk ke kebun dengan tungku bekas memasaknya masih menyala. Api diduga tertiup angin dan hinggap pada bagian rumah yang mudah terbakar. Api kemudian melahab seisi rumah Millang bahkan merambat ke rumah sebelahnya milik Kasse yang saat kejadian juga sedang berkebun.tribun.t

11 Mar 2013

Salah Suntik, Bayi Alami Pendarahan dan Kejang-Kejang

HALOBONE.WATAMPONE - Seorang bayi bernama Muhammad Syukrillah Amin yang masih berumur 10 hari terpaksa mendapatkan perawatan intensif di ruang NICU Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tenriawaru Kabupaten Bone. Lantaran mengalami pendarahan dan kejang-kejang usai disuntik oleh bidan Desa setempat.

Peristiwa salah suntik tersebut terjadi Jumat (1/3/2013) yang lalu namun baru terungkap hari ini, Minggu (10/3/2013) orang tua bayi tersebut yakni pasutri Muhammad Amin dan Marwah merasa kecewa terhadap oknum dokter yang hampir saja menghilangkan nyawa bayinya.

Marwah yang ditemui sedang menimang anaknya di ruang ICU RSUD Tenriawaru memaparkan, saat melahirkan, bidan bernama Uli meminta bidan Eka untuk memandikan anak saya dan menghimbau Eka untuk menyuntik sang bayi jika belum paham namun, bidan eka tetap nyuntiknya.Ibu kandung bayi yakni Marwah menjelaskan bahwa bayi yang dilahirkannya jumat pekan lalu ini dirawat karena mengalami pendarahan pada bekas suntikan imunisasinya, tidak hanya itu bayinya juga mengalami kejang-kejang.

"Anak saya disuntik imunisasi oleh bidan yang mengeluarkan anak saya dari rahim di rumah. Bekas suntikannya kemudian mengeluarkan darah setiap kali anak saya bergerak, selain itu kejang-kejang juga," terang Marwah Minggu (10/3/2013).

Lanjut Marwah menjelaskan, usai menyuntik sang bayi laki-laki itu di bagian paha kirinya, darah kerap keluar dari lubang bekas suntikan setiap kaki anaknya bergerak. Marwah bersama suaminya pun bergegas melaporkan kejadian itu kepada bidan yang membantunya melahirkan dan melarikan bayinya kerumah sakit.

"Seandainya saya tidak bawa ke rumah sakit, anak saya pasti tidak selamat. Saya kecewa sekali sama dokternya karena tidak biasanya kondisi anak saya terjadi pada penyuntikan imunisasi anak lain dan saya curiga kalau anak saya salah suntik," keluh Marwah

Kendati demikian, Marwah mengatakan kalau selama perawatan delapan hari di RSUD Tenriawaru Watampone kondisi bayinya sudah agak membaik. Meski demikian jika dirinya trauma dengan bidan desa yang bertugas di desanya jika kelak memeriksakan anaknya kembali.

Sementara itu, Bidan desa yakni Dr Eka saat dikonfirmasi membantah jika telah melakukan mal praktik dan salah suntik. Menurutnya, pada bayi tersebut terdapat gejala-gejala yang tidak sehat dan memiliki kelainan. Hingga penyuntikan imunisasi kepada bayi itu berdampak komplikasi.

"Itu bukan mal praktik dan kami lakukan sudah sesuai dengan aturan. Jika mau tahu lebih lanjut kita hubungi dokter yang lain," kata Eka saat dihubungi Wartawan melalui via ponselnya.bonepos

2013, Bone Tidak Dapat Jatah CPNS Umum

HALO BONE--.WATAMPONE - Bone merupakan salah satu Kabupaten di Indonesia dari dua Kabupaten yang pada tahun 2013 ini tidak memperoleh jatah penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) untuk categori umum.

Sebagaimana diungkapkan salah satu Anggota DPRD Bone yakni Andi Idris Rahman. Menurutnya, Bone tidak mendapat jatah CPNS lantaran belanja pegawai Kabupaten Bone melebihi 50 persen dari anggaran tahunannya.

"Bone daerah yang tidak memperoleh jatah CPNS umum karena anggarannya tidak mau dipangkas," kata Idris, kepada wartawan Senin (11/3/13).

Ia menjelaskan, Kabupaten Bone hanya mampu merekrut CPNS dari tenaga honorer yang telah masuk dalam kategori satu dan dua. Adapun untuk kategori dua tetap harus melalui ujian masuk CPNS sehingga jika gagal, mereka tetap tidak bisa jadi PNS.

Legislator asal Partai Bulan Bintang (PBB) ini memaparkan,Kabupaten Bone harus mampu merasionalkan anggarannya, agar belanja pegawainya dapat kembali pada posisi 50 persen atau di bawahnya
Bone pos.

Rumah Terapung, Objek Wisata di Pinrang


wisataaaas.jpg
akhwan Ali
warga berwisata di rumah terapung Pinrang

Halo Bpne--ingin bepergian terlalu jauh, ada baiknya anda mengunjungi rumah terapung yang ada di Malimpung, Kabupaten Pinrang.

Objek wisata keluarga tersebut, menyediakan sejumlah permainan, khsusunya untuk anak anak.

Bukan hanya itu, pihak pengelolah setempat juga menyediakan fasilitas karaouke, untuk pengunjung.

Lokasi Rumah Terapung tersebut, cukup dekat. Hanya berjarak sekitar 10 kilometer dari Kota Pinrang.

Namun, ada baiknya anda melakukan penjagaan ekstra ketat, jika anda membawa anak anak. Pasalnya, danau yang disulap jadi objek wisata tersebut, cukup dalam.

Selain suasana alam, mata pengunjung juga dimanjakan dengan banyaknya jenis burung yang beterbangan di sekitar rumah terapung tersebut.(*)